Halaman

Kamis, 12 Juli 2012

Rosanada


Rosanada adalah sebuah grup orkes melayu yang terbentuk pada tahun 2009. Sebenarnya Rosanada sendiri merupakan singkatan dari kata yang lebih panjang daripada sekedar kata itu sendiri. Rosanada adalah kependekan dari kata “Rosok an Nada”, yang artinya adalah nada – nada yang dihasilkan dari barang – barang rosok an.,
Kenapa ?.....

Kronologi..
Bulan Juli 2008 saya berangkat ke Malang untuk bekerja sebagai tenaga rosok di lapak rosok an milik kakak saya yang bernama Jiono, alamatnya adalah di Pal Daplang, Ds. Tlogosari Kec. Tirtoyudho, Malang selatan (Arah ke Lumajang)

Karena hobi saya bermain gitar, maka setelah lama tidak punya gitar jadi saya membeli gitar 2nd seharga 60 ribu. Setiap malam di rumah kakaku selalu rame, banyak orang nongkrong, sampe suatu malam, kami nongkrong sambil bermain gitar, (ada 2 gitar, yaitu punyaku dan pinjam yang 1 nya)
pemegang gitarnya awalnya adalah saya dan kakak saya. Malam – malam selanjutnya semakin ramai, karena Dopit datang membawa keyboard, tak ayal galon bekaspun menjad ketipung yang ditabuh oleh Cak To, kemudian tutup – tutup botol menjadi icik – icik, yang dipegang oleh kang Paidi.

Hari – hari terus bergulir, hingga timbul ide ingin membentuk sebuah grup orkes, bermodalkan alat – alat seadanya (gitar akustik yang dikasih mic, keyboard Merk MK, dan icik -icik dari tutup fanta dan cocacola), kami berlatih. Dengan nada yang tidak standard kami memainkan musik.

Akhirnya kami dipinjami alat oleh bekas grup Rebana di kampung itu, dan Kang Paidi membeli sebuah Mixer dan power serta satu box salon, yang berisi 4 speaker (12”). Kami terus belajar, sampai mengundang seorang penyanyi bernama Susi, dan dibayari setiap kali latihan.

Pentas pertama pada tanggal 18 Agustus dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, sekaligus diresmikannya Nama Group Rosanada yang pada saat itu digawangi oleh : Melody : Ugik, Keyboard 1 : Dopit, keyboard 2 : Jiono, Ketipung : Gito, Icik – icik : Giren & Paidi, Bass: saya, Rytm: Susilo, Drum : Adik dari Susilo.

Peralatan kami menyewa dari Susilo yang mempunyai Studio Band. Pada malam itu Gito merasa belum mantap untuk tampil di panggung, akhirnya digantikan Wanto, seorang tukang ketipung yang sudah lama eksis di dunia per orkesan, yang akhirnya bergabung di group Rosanada, menggeser posisi Gito, yang kemudian bersama Girin memegang icik -icik.

Selepas pentas perdana kami yang amburadul, kami mendapat banyak celaan dan tertawaan dari para musisi dangdut yang notabene lebih senior. Itu lah yang menjadikan motivasi bagi group Rosanada.
Hari – hari selanjutnya kami sering tampil, walaupun tidak dibayar, bahkan kadang rugi bensin.. hehehe (yang penting hepi)..

Rosanada mengalami pergantian personil karena banyaknya permasalahan. Komposisi paling sempurna (saya rasakan) adalah ketika tampil dalam acara pernikahan putri dari Kang Paidi, juli 2010 (saat itu : Bass: saya, Melody : Mas Wit, Keyboard 1 : Jiono, Keyboard 2 : Dopit, Ketipung + Drum : Wanto, Suling : Mas Wie & Pak Riyanto, Symbal : Gito & Giren, EO : Mas Agus, Engkreng, Yanto Celeh, MC: Cak To & Ro'i,  Vokal : Maya, Wiwik, Rina, Riska, Anik, Dela, Susi, Eva,Cak Kardi, Cak To, Alex. Ketua : Kang Paidi) dan itu adalah akhir dari eksisnya saya di tubuh Rosanada (karena saya kemudian melanjutkan kulian di Semarang).

Selepas itu, nama Rosanada semakin melambung, menjadi Grup Dangdut paling eksis se Malang Selatan, mengalahkan banyak grup – grup lama. Tapi terlepas dari semuanya tetap ada permasalahan – permasalahan dalam tubuh grup Rosanada, seperti pepatah semakin tinggi pohon, semakin kencang angin bertiup.

Tahun ini adalah tahun ke 4 Rosanada, ia tak pernah hilang, walaupun ke solid annya semakin berkurang. Saya tetap bangga memiliki bahkan ikut membentuk Rosanada, meskipun nama saya tak tersebutkan, tapi saya yakin banyak teman – teman yang masih mengingat saya, meskipun eksistensi saya cuma 1 tahun.

Itulah sekelumit kisah tentang Rosanada, grup yang terbentuk dari kekurangan dan barang – barang bekas. Betapa solidnya saat itu masih teringat dalam bayang – bayang benak saya, meski tak pernah bayaran kami tetap eksist mempertahankan nama Rosanada, meski terbentur berbagai kepentingan dan berbagai keterbatasan.

Semoga Rosanada tetap mempertahankan eksistensinya, kembalikan solidaritas yang telah terbentuk dan kesampingkan ego dan kepentingan masing – masing pribadi.. dapatkah ???
basis rosanada
Rosanada
pacarku nehh.. hehe
jhon keyboard (masku)
malah guyon...
Ryanto
wit
Lesehan,,,




12 komentar:

  1. direkam terus dimasukkan ke youtube.. :)
    siapa tahu bisa jadi terkenal..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ntar takutnya nyaingin justin biber... piye jal.. hahaha...

      Hapus
  2. Semoga rosananda bisa terkenal se Indonesia ya.. amiiin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin.... semoga kalo terkenal artis - artis gak merasa tersaingi... hahaha
      trims udh mampir...

      Hapus
    2. amiiinnn aminnnnn

      sma2 mas.. :D

      Hapus
  3. coba aja masukin ke youtube siapa tau kedepan nya bisa terkenal xixixix :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayak sinta dan jojo.. hahaha...

      Hapus
  4. Balasan
    1. iku lak njenengan.. hahaha....

      trims udah mampir mbak...

      Hapus
  5. baru tahu, ada Rosananda. semoga sukses.
    salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga... trims udah mampir..

      Hapus
  6. Aku juga bagian Bass lhoooo . . . . , Ng'Basi sing rusuh" maksud e . . . hehehehehehe

    BalasHapus

Sebenarnya blog ini berisi catatan bebas, yang tak berarti apa - apa, jadi jangan terlalu diambil hati. Jika ingin berkomentar mohon berkomentar secara bijak. Suwun..